1. Deskripsi penggunaan fungsi nilai absolut
Fungsi nilai absolut adalah metode implementasi dalam Math.java di JDK, yang digunakan untuk mendapatkan nilai absolut dari suatu ekspresi.
Implementasinya sangat sederhana, kode sumbernya adalah sebagai berikut:
/*** Mengembalikan nilai absolut dari nilai {@code int}. * Jika argumennya tidak negatif, argumennya dikembalikan. * Jika argumennya negatif, negosiasi argumen dikembalikan. * * <p> Perhatikan bahwa jika argumennya sama dengan nilai * {@link integer#min_value}, nilai yang paling dapat diwakili * {@code int}, hasilnya adalah nilai yang sama, yang * negatif. * * @param A argumen yang nilai absolutnya harus ditentukan * @return nilai absolut argumen. */ public static int abs (int a) {return (a <0)? -A A; }2. Karakteristik nilai absolut dan aplikasinya.
1. Nilai absolut dari angka positif itu sendiri.
2. Nilai absolut dari angka negatif adalah angka yang berlawanan.
3. Nilai absolut nol itu sendiri.
Nilai absolut: Fungsi pengurangan diri dikombinasikan dengan nilai absolut, urutan penurunan pertama dan kemudian menaikkan urutan.
int number = 6; System.out.println ("Output Nilai Asli:"); while (number> =-6) {number-; System.out.print (angka+"");} system.out.println ("/n output nilai absolut:"); angka = 6; while (number> =-6) {number-; System.out.print (Math.abs (Number)+"");}Hasil output:
Output Nilai Asli: 5 4 3 2 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 Nilai Absolut Output: 5 4 3 2 1 0 1 2 3 4 5 6 7
AKU AKU AKU. Kasus
1. Latar belakang: Pola berikut adalah output.
ABABCBABCDCBABCDEDCBABCDEDCBA BCDEFEDCBABCDEFGFEDCB ABCDEFG
2. Analisis:
1. A adalah titik tengah
2. Setiap baris, turun dulu, lalu naik
3. Surat dapat dikonversi menjadi bilangan bulat, 'A' = 65. Lalu, huruf output pertama untuk setiap baris adalah 'A' + Jumlah baris.
4. Setiap baris simetris kiri dan kanan, dan jumlah huruf output per baris = jumlah baris *2 +1 (huruf a);
3. Sadarilah
1. Sadarilah 1 hingga 3 langkah dalam analisis. Dengan 'A' sebagai titik tengah, urutan penurunan pertama, dan kemudian output setiap baris pola dalam urutan naik.
// Panggil cetak (5); / ** * Implementasikan dalam urutan menurun terlebih dahulu, lalu naik pesanan * @param row */ private static void print (int row) {for (int i = 0; i <2 * baris+1; i ++) {int printarcar = 'a'+math.abs (baris-i); System.out.print (((char) printchar)+""); }}Outputnya adalah sebagai berikut:
FedCBABCDEF
2. Pada langkah 4, jumlah huruf per baris = jumlah baris *2 +1 (huruf a), lalu:
Setiap baris harus menampilkan bagian -bagian kecuali huruf, ruang cetak. Kontrol logika adalah sebagai berikut:
untuk (int j = 0; j <2*baris+1; j ++) {// huruf output logistik. Huruf int printchar dalam urutan menurun dan kemudian menaikkan urutan output logis = 'a' + math.abs (baris-j); // if [Logical Control Letter] lebih besar dari [huruf output yang ditentukan], lalu: if (printchar> firstChar) {// output space system.out.print (""); } else {// output letter system.out.print (((char) printchar)+""); }} 3. Kode Lengkap:
// Hubungi printwithrow (7);/** * pertama dalam urutan terbalik dan kemudian output huruf modal bahasa Inggris dalam urutan positif * * @param baris baris */private static void printWithRow (int row) {for (int i = 0; i <row; i ++) {// Tentukan huruf output. Huruf pertama yang ditampilkan pada setiap baris adalah int firstChar = 'a' + i; untuk (int j = 0; j <2*baris+1; j ++) {// huruf output logistik. Huruf int printchar = 'a' + math.abs (baris-j); // if [Logical Control Letters] lebih besar dari [huruf output standar], lalu: if (printchar> firstChar) {// output space system.out.print (""); } else {// output letters system.out.print (((char) printchar)+""); }} // output carriage return system.out.println (); }}Meringkaskan
Di atas adalah seluruh konten artikel ini. Saya berharap konten artikel ini akan membantu studi atau pekerjaan Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, Anda dapat meninggalkan pesan untuk berkomunikasi.