Pola fasad, juga dikenal sebagai mode penampilan, menyembunyikan kompleksitas sistem dan memberi klien antarmuka yang dapat mengakses sistem. Jenis pola desain ini adalah pola struktural. Ini menambahkan antarmuka ke sistem yang ada untuk menyembunyikan kompleksitas sistem dan menyediakan antarmuka akses tingkat tinggi terpadu untuk satu set antarmuka dalam subsistem, yang membuat subsistem lebih mudah diakses atau digunakan. Pola ini melibatkan satu kelas yang menyediakan metode yang disederhanakan untuk permintaan klien dan panggilan yang didelegasikan ke metode kelas sistem yang ada.
Singkatnya, ini adalah merangkum banyak proses kompleks ke dalam antarmuka untuk digunakan pengguna agar lebih mudah digunakan. Ada tiga peran dalam pola desain ini:
1) Karakter fasad (fasad): Ini adalah inti dari mode fasad. Ini disebut oleh peran klien, sehingga akrab dengan fungsionalitas subsistem. Ini secara internal memesan beberapa kombinasi fungsional berdasarkan kebutuhan peran pelanggan yang ada.
2) Peran Subsistem (Subsistem): Mengimplementasikan fungsi subsistem. Untuk itu, peran façade tidak diketahui seperti peran klien, dan tidak memiliki informasi dan tautan ke peran façade.
3) Peran Klien: Hubungi peran façade untuk menyelesaikan fungsi yang akan diperoleh.
Berikut adalah contoh implementasi sederhana:
// Define a unified entrance public class ShapeMaker {private Shape circle;private Shape rectangle;private Shape square;public ShapeMaker() {circle = new Circle();rectangle = new Rectangle();square = new Square();}public void drawCircle() {circle.draw();}public void drawRectangle() {rectangle.draw();}public void drawSquare() {square.draw ();}} // Langsung gunakan kelas penampilan yang ditentukan sebelumnya untuk menggambar berbagai bentuk. Adapun cara mendapatkan dan menggambar, tidak perlu memperhatikan kelas publik facadepatternDemo {public static void main (string [] args) {shapemaker shapemaker = new shapemaker (); shapemaker.drawcircle (); shapemaker.drawrectangle (); shapemaker.drawcircle (); shapemaker.drawrectangle (); shapema.drawsquare ();); shapuare (); shapema.drawsquare (); shapuReR.drawsquare (); shapema.drawsquare (); shapema.drawsquare ()Gambar 1: Diagram UML
class drawerOne {public void open () {System.out.println ("Laci pertama dibuka"); getKey ();} public void getKey () {System.out.println ("Dapatkan kunci ke laci kedua");}} class drawertwo {public void open () {System.out.print ");} {public void open () {System.out.print"); dibuka "); getFile ();} public void getFile () {System.out.println (" Dapatkan file penting ini ");}} class drawerfacade {drawerone darwerone = new drawerone (); drawertwo darwertwo = new drawertwo (); void open publik (); {darwerone.open (); darwertwo.open ();}} kelas publik laci laci {public static void main (string [] args) {drawerfacade laci = lacionfacade baru (); lacion.open ();}}Skenario Penggunaan Mode Fasad:
(1) Modul yang menyediakan akses eksternal ke modul atau subsistem kompleks.
(2) Subsistem relatif independen.
(3) Dalam struktur hierarkis, pintu masuk masing -masing lapisan dalam sistem dapat didefinisikan menggunakan pola penampilan.
Di atas adalah penjelasan terperinci dari model desain Java (mode penampilan) yang diperkenalkan oleh editor. Saya harap ini akan membantu semua orang!