Definisi pola prototipe: Gunakan instance prototipe untuk menentukan jenis objek yang akan dibuat, dan membuat objek baru dengan menyalin prototipe ini.
Mode Prototipe memungkinkan objek untuk membuat objek lain yang dapat disesuaikan tanpa mengetahui detail cara membuatnya. Salin objek dan buat sendiri.
Cara menggunakan mode prototipe
Karena Java menyediakan metode klon () untuk mengimplementasikan kloning objek, implementasi mode prototipe tiba -tiba menjadi sangat sederhana. Ambil sendok sebagai contoh:
Salinan kode adalah sebagai berikut:
Kelas abstrak publik Abstractspoon mengimplementasikan {
String spoonname;
public void setSpoonName (string spoonname) {this.spoonname = spoonName;}
string publik getspoonname () {return this.spoonname;}
objek publik clone () {
Objek objek = null;
mencoba {
objek = super.clone ();
} catch (cloneNotsupportedException Exception) {
System.err.println ("Abstractspoon tidak dapat dikloning");
}
objek pengembalian;
}
}
Ada dua implementasi konkret (concreteprototype):
Salinan kode adalah sebagai berikut:
Soupspoon kelas publik meluas Abstractspoon {
public soupspoon () {
setSpoonName ("Soup Spoon");
}
}
Saladspoon kelas publik memperluas abstractspoon {
Saladspoon publik () {
setSpoonName ("Salad Spoon");
}
}
Mode Prototipe Memanggil Sederhana:
Salinan kode adalah sebagai berikut:
Abstractspoon Spoon = Soupspoon baru ();
Abstractspoon Spoon = New Saladspoon ();
Tentu saja, Anda juga dapat menggabungkan mode pabrik untuk membuat instance abstractspoon.
Dalam Java, penggunaan pola prototipe menjadi metode klon (). Ini tercermin dalam banyak mode, seperti mode traversal interator.