Mode menggambar mengacu pada cara menentukan warna bagian yang tumpang tindih ketika angka -angka yang ditarik kemudian tumpang tindih dengan gambar yang ditarik sebelumnya. Misalnya, gambar kemudian menimpa gambar sebelumnya; atau gambar yang lebih baru dicampur dengan gambar sebelumnya dua warna menurut beberapa aturan. Terutama ada dua jenis: mode normal dan mode eksklusif atau: mode normal adalah grafik yang digambar kemudian overlay pada grafik yang digambar sebelumnya, sehingga bagian yang tumpang tindih dari grafik yang sebelumnya dijual tidak lagi terlihat. Mode XOR memperlakukan gambar sebagai naungan dengan grafik. Saat menggambar dalam mode XOR, operasi tertentu digunakan untuk mendapatkan warna gambar aktual yang saat ini sedang digambar, warna gambar asli, dan warna yang diatur dalam mode XOR. Metode untuk mengatur mode gambar adalah:
setPaintMode (): Setel mode menggambar ke mode overlay (mode normal). Mode normal adalah mode default untuk menggambar.
setxormode (warna c): Atur mode gambar ke mode XOR dan parameter C adalah warna gambar yang diatur oleh mode XOR.
Misalkan warna latar belakang adalah B, set warna dengan setxormode () adalah c, dan warna n non-background juga ditarik.
Jika suatu daerah telah diwarnai dengan D dan kemudian diwarnai dengan E, hasilnya adalah:
Contoh mode gambar xor
Impor Javax.Swing.*; Impor Java.awt.*; Kelas Publik Contoh7_4 Memperluas JFrame {public static void main (string args []) {graphicsDemo mygraph icsframe = graphicsdemo (); {setBackground (color.white); Set XOR Mode, Warna adalah G.SetColor (Color.Green); ); 80, // Warna yang sebenarnya adalah warna hijau+kuning = abu -abu. , babak kedua adalah hijau+kuning = Grey G.SetColor (Color.Green); , 200, 200); .drawline (140, 140, 220, 220); Drawline (20, 75, 160, 75); , 300);