OpenAI secara aktif memasuki bidang robotika! Baru-baru ini, OpenAI mengumumkan peluncuran proyek robot dan merilis informasi rekrutmen yang relevan, yang bertujuan untuk mengembangkan robot dengan karakteristik "universal", "adaptif", dan "multifungsi". Posisi rekrutmen termasuk insinyur persepsi elektronik, insinyur desain mekanik robotik, dan manajer proyek teknis. Gaji tahunannya cukup besar, menarik perhatian banyak talenta industri. OpenAI berencana untuk secara mandiri mengembangkan sensor dan komponen komputasi serta menggunakan model AI miliknya sendiri untuk menggerakkan robot, yang mencerminkan ambisinya di bidang robotika.
OpenAI baru-baru ini mengumumkan peluncuran proyek robotikanya untuk mengeksplorasi lebih jauh perkembangan teknologi robotika. Pada 11 Januari, Caitlin Kalinowski, direktur departemen perangkat keras OpenAI, mengungkapkan di media sosial bahwa OpenAI akan mulai mengembangkan robot yang dilengkapi dengan sensor khusus dan memposting informasi rekrutmen yang relevan di situs resminya.

Rekrutmen ini mencakup tiga posisi penting: insinyur persepsi elektronik, insinyur desain mekanik robot, dan manajer proyek teknis. Tanggung jawab utama insinyur persepsi elektronik adalah merancang dan mengembangkan sistem sensor robot, dengan gaji tahunan berkisar antara 360.000 hingga 440.000 dolar AS; sedangkan insinyur desain mekanik robot bertanggung jawab atas desain sistem mekanis inti robot, termasuk roda gigi dan motor, dengan gaji tahunan juga 36,000 dolar AS hingga US$440,000; manajer proyek teknis bertanggung jawab atas keseluruhan perencanaan dan koordinasi seluruh proses pengembangan produk, dengan gaji tahunan sebesar US$340,000 hingga US$440,000.
Tim robotika OpenAI berencana untuk fokus pada pengembangan robot “universal”, “adaptif”, dan “multifungsi” sehingga mereka dapat beroperasi dengan kecerdasan mirip manusia dalam lingkungan yang dinamis dan realistis. Untuk mencapai tujuan ini, OpenAI akan secara mandiri mengembangkan sensor dan komponen komputasi serta menggunakan model AI miliknya sendiri untuk menggerakkannya.
Meskipun belum ada jawaban yang jelas mengenai bentuk robot pertama OpenAI yang akan datang, lowongan pekerjaan mengisyaratkan bahwa robot tersebut mungkin memiliki anggota tubuh. Selain itu, terdapat spekulasi bahwa OpenAI dapat mengembangkan robot humanoid, yang biasanya mensimulasikan bentuk dan perilaku manusia. Meskipun mengembangkan proyek robotika bukanlah prioritas utama OpenAI, perusahaan tetap berkomitmen untuk melakukan penelitian di bidang robotika.
Menyorot:
OpenAI meluncurkan proyek robotika dan merekrut insinyur persepsi elektronik dan posisi lainnya.
Ada rencana untuk mengembangkan robot "universal" dan "adaptif", yang mungkin melibatkan bentuk humanoid.
OpenAI terus memajukan penelitian robotika dengan berinvestasi di perusahaan robotika humanoid.
Ambisi OpenAI untuk memasuki bidang robotika terlihat jelas. Rekrutmen talenta-talenta bergaji tinggi ini menunjukkan bahwa OpenAI sangat mementingkan proyek robotika, dan juga menunjukkan bahwa teknologi robotika dapat membawa terobosan baru di masa depan. Mari kita tunggu dan lihat bagaimana OpenAI akan mengubah wajah robotika!