1. Pendahuluan
Seajs, kerangka pemuatan modul Web, menerapkan cara penulisan dan pengorganisasian kode yang sederhana dan alami. Sea.js mengikuti spesifikasi CMD dan memodulasi kode JS. Pemuatan dependensi secara otomatis dan konfigurasi yang ringkas dan jelas memungkinkan pemrogram untuk lebih fokus pada pengkodean.
2. Kelebihan dan Kekurangan
keuntungan:
1) Meningkatkan pemeliharaan.
2). Pemrograman modular.
3). Pemuatan dinamis, optimalisasi kinerja front-end
kekurangan:
1). Dokumen pembelajaran jarang dan membingungkan, yang akan mengubah kebiasaan menulis tim dalam menggunakan JS, dan pemrograman modular harus digunakan.
2) Tidak cocok untuk situasi tim saat ini. Ada banyak file JS tetapi sedikit perubahan. Keuntungan dari pemuatan dinamis dan modularisasi tidak jelas.
3). Memerlukan penggunaan alat SPM, pengemasan JS, dan alat manajemen.
2. Apa itu CMD dan AMD?
Asynchronous Module Definition (AMD) adalah singkatan dari Asynchronous Module Definition, yang merupakan keluaran standar dari definisi modul selama proses promosi RequireJS.
Common Module Definition (CMD) adalah singkatan dari Common Module Definition, yang merupakan keluaran standar dari definisi modul selama proses promosi SeaJS.
RequireJS dan SeaJS keduanya merupakan perwakilan dari kerangka kerja modular. AMD dan CMD memiliki cara masing-masing dalam mendefinisikan modularitas.
3. Bagaimana cara menggunakannya?
Salin kode sebagai berikut: <script src="../js/examples-master/sea-modules/seajs/seajs/2.1.1/sea.js"></script>
<skrip>
//Konfigurasi jalur js
seajs.config({
alias:{
"jquery":"../examples-master/sea-modules/jquery/jquery/1.10.1/jquery.js"
}
});
//Muat modul
seajs.use('../js/seajs/init',function($){
$("#test_div").klik(fungsi(){peringatan(1);});
});
</skrip>
Copy kode kodenya sebagai berikut:
//init.js
definisikan(fungsi(membutuhkan,ekspor,modul){
var $ = memerlukan('jquery');
kembalikan $;
});