Baru-baru ini, berita bahwa Apple membatalkan rencana sepuluh tahun kendaraan listriknya telah menarik perhatian luas, dan orang-orang dari semua lapisan masyarakat memberikan komentarnya. Laporan Mark Gurman menyebutkan bahwa Apple akhirnya menyerah pada proyek pembuatan mobil yang diberi kode "Project Titan", dan keputusan ini pun memicu banyak spekulasi mengenai arah strategis Apple di masa depan. Artikel ini akan menganalisis insiden ini dan menelusuri alasan di balik tindakan Apple dan dampaknya terhadap industri berdasarkan pandangan orang-orang terkait.
Mark Gurman melaporkan bahwa Apple telah menyerah pada rencana mobil listriknya yang telah berumur 10 tahun, sehingga memicu perdebatan sengit. Zhou Hongyi percaya bahwa Apple dapat menyelesaikan masalah di industri manufaktur setelah mengambil keputusan dan tidak akan menyerah karena persaingan. Dia menunjukkan bahwa Apple memiliki basis penggemar dan basis pengguna setia yang besar, mungkin untuk berinvestasi sepenuhnya pada AI. Zhou Hongyi menekankan bahwa semua perusahaan harus merangkul AI, jika tidak, mereka akan tersingkir. Rencana pembangunan mobil Apple dimulai dengan "Project Titan" pada tahun 2014. Proyek tersebut menemui banyak kesulitan dan akhirnya memutuskan untuk menyerah.Apple menghentikan rencana pembuatan mobilnya dan beralih ke AI, mungkin berdasarkan pertimbangan komprehensif terhadap tren pasar dan sumber dayanya sendiri. Pandangan Zhou Hongyi juga menegaskan daya tarik bidang AI bagi raksasa teknologi. Kedepannya, bidang AI akan menjadi fokus persaingan antar perusahaan teknologi. Langkah Apple ini juga patut menjadi acuan dan refleksi perusahaan lain. Pada akhirnya, hanya dengan beradaptasi terhadap perubahan kita dapat tetap tak terkalahkan dalam persaingan pasar yang ketat.