Apple baru-baru ini menyesuaikan strateginya, meninggalkan proyek mobil self-driving yang mahal dan mengalihkan sumber daya ke bidang AI generatif yang sedang booming. Langkah ini menandai perubahan besar dalam arah pengembangan teknologi Apple, dari mengandalkan teknologi self-driving yang belum matang hingga mengejar pesaing yang memimpin di bidang AI. Keputusan ini juga menyiratkan bahwa Apple akan lebih fokus pada peningkatan daya saing pasar headset Vision Pro dan berupaya menjadikannya produk elektronik konsumen mainstream. Penyesuaian strategis Apple mencerminkan penilaian tajam raksasa teknologi tersebut terhadap alokasi sumber daya dan arah pengembangan masa depan dalam persaingan pasar.
Apple baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan proyek mobil dan merealokasi karyawan untuk berpartisipasi dalam pekerjaan AI. Artinya, Apple tidak lagi bertaruh pada mobil self-driving di masa depan, namun fokus mengejar pesaing di industri AI generatif. Langkah ini juga memungkinkan Apple untuk lebih fokus pada Vision Pro, menjadikannya produk terlaris.
Apple menghentikan proyek mengemudi otonomnya dan malah berfokus pada pengembangan AI. Langkah ini mencerminkan pemahaman perusahaan yang tepat terhadap tren pasar dan tekad kuat untuk menyesuaikan strateginya. Kedepannya, performa Apple di bidang AI patut dinantikan, dan apakah Vision Pro bisa sukses juga menarik banyak perhatian. Penyesuaian strategis yang dilakukan Apple memberikan acuan bagi perusahaan teknologi lainnya dan juga menunjukkan bahwa teknologi AI akan memainkan peran yang lebih penting di masa depan.