Kemunculan langka salah satu pendiri Google, Sergey Brin, menarik perhatian luas, dan kritiknya terhadap pembuat gambar Gemini Google sangat menarik perhatian. Kemunculan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian Brin terhadap arah pengembangan Google AI, namun juga mencerminkan tantangan dan sikap hati-hati yang dihadapi dalam pengembangan model bahasa berskala besar. Artikel ini akan mempelajari pandangan Brin dan potensi dampaknya terhadap strategi pengembangan Google di masa depan.
Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, jarang sekali muncul di depan umum dan mengkritik generator gambar Gemini milik Google. Brin menunjuk pada masalah dengan generator gambar Gemini yang menyebabkan Google menangguhkan fungsinya. Ia mengatakan, masalah generator gambar Gemini bukanlah niat awal Google. Brin kembali bekerja di Google, berhati-hati terhadap masalah halusinasi pada model besar, dan mendukung pembangunan kecerdasan buatan umum (AGI). Dia yakin dengan model bisnis Google, mengomentari Google Glass dan menyebut Apple Vision Pro dan Meta Quest.
Kritik Brin terhadap generator gambar Gemini dan sikap hati-hatinya terhadap AGI memberikan referensi penting untuk pengembangan model bahasa besar di masa depan. Pandangannya juga menunjukkan penyesuaian strategis Google di bidang kecerdasan buatan dan patut mendapat perhatian berkelanjutan dan studi mendalam oleh industri. Cara Google mencapai keseimbangan antara inovasi teknologi dan pengendalian risiko di masa depan akan menjadi kunci apakah Google dapat mempertahankan posisi terdepannya.