Uni Eropa akan menerapkan peraturan kecerdasan buatan yang komprehensif, yang akan berdampak besar pada industri kecerdasan buatan global. Parlemen Eropa akan melakukan pemungutan suara terhadap RUU Kecerdasan Buatan UE pada 13 Maret. RUU tersebut diharapkan dapat disahkan dengan lancar dan mulai berlaku sepenuhnya pada tahun 2026, dan beberapa ketentuan bahkan akan mulai berlaku pada tahun ini. RUU tersebut akan menilai regulasi penerapan kecerdasan buatan berdasarkan tingkat risikonya, dan secara eksplisit melarang penerapan tertentu yang berisiko tinggi, seperti sistem pengenalan emosi di tempat kerja. Meskipun UE bukan kawasan pertama yang meregulasi kecerdasan buatan, ukuran pasarnya yang besar akan menjadikan UE sebagai tolok ukur regulasi kecerdasan buatan global dan mempunyai dampak penting terhadap peraturan perundang-undangan di negara dan kawasan lain.
Uni Eropa hampir meloloskan peraturan kecerdasan buatan yang komprehensif, dan Parlemen Eropa dijadwalkan melakukan pemungutan suara mengenai undang-undang tersebut pada 13 Maret. Salah satu anggota parlemen mengatakan undang-undang tersebut diharapkan dapat disahkan dengan mudah. Sesuai jadwal, RUU tersebut pada dasarnya akan berlaku pada tahun 2026, dan beberapa ketentuan akan berlaku pada tahun ini. RUU tersebut akan mengatur berbagai penggunaan kecerdasan buatan berdasarkan risiko, termasuk larangan penggunaan tertentu, seperti sistem “pengenalan emosi” di tempat kerja. UE bukanlah yurisdiksi pertama yang mengatur AI, namun besarnya pasar di Eropa berarti RUU Kecerdasan Buatan UE akan mempunyai dampak global.Pengesahan Undang-Undang Kecerdasan Buatan UE menandai babak baru dalam regulasi kecerdasan buatan global. Mekanisme penilaian tingkat risiko dan larangan aplikasi berisiko tinggi akan memberikan referensi dan referensi penting bagi perkembangan kecerdasan buatan global yang sehat. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan kecerdasan buatan akan lebih terstandarisasi dan lebih aman di masa depan, serta akan berdampak besar pada arah pengembangan teknologi kecerdasan buatan.